Cara Mengenali Gejala Kejang Demam Pada Anak dan Langkah Pertolongan Pertamanya

Anak-anak di bawah usia 5 tahun memang paling rentan mengalami gangguan kesehatan, hal ini bukan tanpa sebab, melainkan karena memang daya tahan tubuhnya masih tergolong lemah, sehingga mudah terserang penyakit. Diantara masalah kesehatan yang sering kali dialami oleh mereka adalah kejang demam. Ini adalah suatu kondisi dimana temperatur suhu buah hati mengalami peningkatan yang cukup drastis sehingga menyebabkan tubuh mengalami kejang. Banyak diantara orang tua yang pastinya takut dengan kondisi semacam ini, karena sering kali dikaitkan dengan epilepsi.



Lalu apakah sebenarnya kondisi semacam ini berbahaya untuk buah hati? Sebenarnya hal semacam ini terjadi sesaat yang artinya tidak menyebabkan dampak jangka panjang bagi mereka. Namun berbeda jika seandainya hal tersebut terjadi secara terus menerus, berarti memang ada gangguan abnormal yang terjadi pada otak mereka sehingga menyebabkan epilepsi. Pastikan juga bahwa Anda mengenai gejala dari kejang demam ini, diantaranya adalah:


  1. Hilangnya kesadaran pada buah hati yang disertai dengan tubuh keluar keringat secara berlebihan.
  2. Tangan dan juga kaki mereka akan mengalami kejang
  3. Demam tinggi, umumnya suhu tubuh akan melebihi 38 derajat Celcius, sehingga tidak bisa dianggap sepele.
  4. Muntah atau keluar busa dari mulut buah hati.
  5. Bagian mata dari anak juga akan terbalik.
  6. Pada saat kejang tersebut mereda, maka buah hati akan mengantuk dan juga tertidur.


Jika seandainya kejang tersebut berlangsung sekitar kurang dari 15 menit maka masih bisa dikatakan sebagai kondisi yang sederhana. Namun sebaliknya jika seandainya kondisi tersebut terjadi lebih dari 15 menit, bahkan nantinya juga akan terulang kembali dalam 24 jam atau satu hari, maka patut untuk diwaspadai, karena ini termasuk sebuah kondisi yang kompleks.

Berikut ini diantaranya langkah pertolongan yang bisa dilakukan jika seandainya buah hati Anda mengalami kondisi tersebut dan memang belum sempat di bawa ke rumah sakit, yaitu:


  1. Jangan menahan gerakan anak ketika tengah kejang. Hanya saja pastikan bahwa mereka diletakkan di permukaan benda yang nyaman dan juga aman, sehingga nantinya tidak akan sampai terjatuh.
  2. Agar buah hati tidak sampai tersedak jika seandainya keluar busa dari dalam mulutnya, maka hendaknya segera keluarga sesuatu yang ada di dalam mulutnya tersebut. Jangan pernah menaruh obat atau apapun kedalam mulut buah hati ketika mereka tengah mengalami kejang.
  3. Agar nantinya si kecil tidak menelan muntahannya sendiri, maka letakkan mereka dalam posisi yang menyamping, bukan terlentang. Caranya adalah salah satu lengan diletakkan di bawah kepala dan juga memiringkannya di salah satu sisi.
  4. Hitunglah durasi kejang buah hati tersebut, jika seandainya lebih dari 10 menit, aka ada baiknya untuk segera membawa mereka ke UGD.
  5. Orang tua harus tetap berada di dekat buah hati untuk menenangkan mereka yang sedang kejang tersebut.
  6. Segera longgarkan pakaiannya sehingga tidak membuat buah hati menjadi sesak.
  7. Segera pindahkan benda-benda tajam dan berbahaya yang ada di sekitar buah hati saat mengalami kejang.

Pastikan juga bahwa sesegera mungkin nantinya buah hati tersebut mendapatkan pengobatan ke dokter, untuk mengetahui apa faktor penyebab dari kejang demam tersebut, karena bisa jadi ini adalah kondisi yang cukup serius bagi mereka. Biasanya dokter akan segera menyarankan agar buah hati melakukan EEG untuk mengukur aktivitas dari otaknya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer